BKKBN Maluku Gandeng IPeKB Gelar Sosialisasi Tunda Kehamilan

Ambon – Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku menggandeng Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Prov. Maluku melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama Pasangan Usia Subur (PUS), untuk menunda/mencegah kehamilan yang tidak diinginkan di masa Pandemi Covid-19.

Termasuk memberikan pelayanan KB berupa pelayanan Alat Kontasepsi (Alkon) seperti Pil dan Kondom.

Hal ini dilakukan dalam rangka memenuhi permintaan masyarakat terkait dengan pelayanan program Keluarga Berencana (KB) di tengah Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Demikian siaran pers Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Dra. Renta Rego yang diterima Redaksi Tribun-Maluku.com di Ambon, Selasa (12/5/2020).

Menurut Renta, di masa Pandemi Covid-19 ini Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku terus berupaya menghimbau masyarakat sesuai anjuran Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Maluku, guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Jadi kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta menghimbau agar masyarakat menunda dulu kehamilan di masa-masa sulit ini. Kalau bisa, bagi yang belum hamil jangan hamil dulu di masa Pandemi Covid-19 ini. Jadi hamilnya ditunda dulu,” kata Renta.

Alasan mengapa masyarakat menunda dulu kehamilan terutama pada masa Pandemi Covid-19 adalah : soal pertimbangan mengenai kesehatan perempuan yang hamil dan kondisi fasilitas kesehatan selama Pandemi Covid-19.

“Karena orang hamil, terutama hamil muda, kan daya tahan tubuhnya menurun. Kalau daya tahannya turun itu kan mudah terkena infeksi,” jelasnya.

Ketua DPD Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Provinsi Maluku, Drs. Chaky Parera terus berupaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kontrasepsi, namun tidak bisa ke tempat-tempat pelayanan akibat Pandemi Covid-19.

Dengan demikian upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan Alat Kontrasepsi (Alkon) secara cuma-cuma berupa Pil dan Kondom, guna mencegah kehamilan yang tidak diinginkan di masa Pandemi Covid-19.

Selain memberikan Alkon, Pengurus DPD IPeKB Provinsi Maluku juga membagi-bagikan masker kepada masyarakat, terutama tukang ojek dan pedagang, serta memberi himbauan kepada masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona dengan tetap di rumah, selalu menggunakan masker jika melakukan aktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, jaga jarak fisik (Physical Distancing),

Hindari kegiatan kumpul-kumpul, jaga kesehatan, kebersihan diri dan lingkungan, makan makanan yang bergizi dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Himbauan juga disampaikan kepada Pasangan Usia Subur (PUS) untuk tunda kehamilan di masa Pandemi Covid-19, dan tetap ber-KB dengan memakai alat kontrasepsi.

Dikatakan, jika PUS yang ingin diperiksa dan ingin ber-KB dapat menghubungi Petugas KB atau Bidan/Puskesmas terdekat, dengan terlebih dahulu membuat janji agar tidak terjadi antrian. (Humas)