Kaper BKKBN Maluku Dampingi Duta Parenting di Daerah Stunting MBD

Tiakur – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Dra Renta Rego mendampingi Duta Parenting (Perangi Stunting) Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail, melakukan kunjungan kerja di daerah Stunting Kabupaten Maluku Barat Daya, akhir September 2020.

Kabupaten Maluku Barat Daya memiliki tingkat prevalensi stunting yang cukup tinggi di Prov. Maluku yakni sekitar 27 persen tahun 2019.

Kondisi ini menyebabkan sehingga Kabupaten MBD tahun 2020 ini ditetapkan sebagai salah satu kabupaten yang menjadi lokus stunting di Provinsi Maluku.

Kunjungan kerja Duta Parenting Maluku difokuskan di Desa Batumiau Pulau Leti yang merupakan Kampung KB Percontohan di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Untuk mencapai pulau ini harus menempuh perjalanan sekitar 45 menit dengan menggunakan speed boad dari Tiakur, Ibu Kota Kabupaten MBD.

Duta Parenting Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail, Didampingi Kaper BKKBN Maluku, Dra. Renta Rego Melihat Pelayanan KB Gratis di MBD.
Duta Parenting Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail, Didampingi Kaper BKKBN Maluku, Dra. Renta Rego Melihat Pelayanan KB Gratis di MBD.

Dalam sambutannya Duta Parenting Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail mengatakan, kedatangan dirinya sebagai Duta Parenting, sebagai istri Gubernur Maluku dan sebagai ibunya anak-anak adalah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat MBD.

Sekaligus bersilaturahmi dan berbagi kasih untuk meningkatkan derajat kesehatan dan memerangi stunting di Maluku, terkhususnya di daerah ini.

Ibu Widya mengajak masyarakat di Pulau-pulau terluar ini untuk dapat memanfaatkan dan mengutamakan potensi protein dan karbohidrat yang ada di daerah ini.

Menurutnya, penyebab stunting atau gagal tumbuh dari seorang anak disebabkan oleh kebiasaan pola makan dan pola asuh orang tua.

Duta Parenting Maluku berharap, anak-anak di MBD akan tumbuh menjadi generasi penerus yang membanggakan dan kelak menjadi generasi unggul dan berprestasi.

Pada kesempatan itu, Widya Murad Ismail memberikan bantuan kepada masyarakat berupa bantuan stimulan modal usaha pengelolaan pangan lokal kepada dua Kelompok Dasawisma, Alat Permainan Edukasi (APE) kreatif anak, Alat pengelolaan pangan lokal, bantuan Paket ikan olahan, Paket balita stunting dan ibu hamil, Bibit sayuran, Perlengkapan balita stunting, BKB KIT Emas, serta bantuan operasional Bunda Parenting bagi PAUD.

Duta Parenting Maluku juga mengunjungi dan memantau secara langsung pelayanan Pos Yandu, Pelayanan KB serta Pengolahan garam secara tradisional.

Kehadiran Duta Parenting yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, didampingi Penjabat Bupati MBD, Drs. M. Lohy, MT, serta sejumlah Kepala OPD Pemprov Maluku yakni Kepala Bappeda, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis PMD, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku.