BKKBN Maluku Gelar Orientasi Pendampingan Perawatan Jangka Panjang Bagi Lansia

Ambon – Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku menggelar kegiatan Orientasi Pendampingan Perawatan Jangka Panjang (PJP) atau Long Term Care (LTC) bagi Lansia, bertempat di Aula BKKBN Maluku, Senin (5/10/2020).

Kegiatan yang berlangsung tanggal 5 sampai 7 Oktober 2020 itu dibuka dengan resmi oleh Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Maluku, Dra. Renta Rego, sambil tetap mengikuti protokol kesehatan cuci tangan, pake masker dan jaga jarak.

Dalam arahannya Renta Rego mengatakan, Populasi Lansia di Indonesia berjumlah 24,49 juta jiwa atau 9,27 persen dari total penduduk (BPS 2018). Penduduk lansia mengalami peningkatan yang signifikan. Sesuai dengan proyeksi penduduk bahwa pada tahun 2045 penduduk lansia mencapai 19,8 persen.

Penuaan penduduk merupakan salah satu hasil dari pembangunan seperti peningkatan kesehatan, gizi, pendidikan dan teknologi sehingga kualitas hidup lansia lebih baik dan usia harapan hidup meningkat.

Besarnya jumlah penduduk lansia dapat membawa dampak positif maupun negatif. Kehadiran lansia dapat berdampak positif apabila penduduk tersebut berada dalam keadaan sehat, aktif dan produktif, namun apabila banyak lansia yang rentan karena mengalami penurunan kapasitas fisik, mental dan kognitif akan berdampak negatif bagi pembangunan.

Menurut Renta, Penguatan Pelayanan Ramah Lansia melalui Tujuh Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang (PJP) bagi lansia merupakan salah satu proyek BKKBN untuk mendukung Prioritas Nasional.

Meningkatkan Sumber Daya Manusia Berkualitas dan Berdaya Saing melalui Proyek Prioritas “ Penguatan Pelaksanaan Perlindungan Sosial” dan Kegiatan Prioritas “Kesejahteraan Sosial”.

Keluaran yang diharapkan dari proyek ini adalah kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL).

Kegiatan tersebut memiliki beberapa nilai yang sangat penting yaitu : Pertama; Pendampingan perawatan jangka panjang bagi lansia merupakan bagian implementasi BKKBN dalam memperkaya materi pembinaan ketahanan keluarga Lansia dan rentan, sesuai UU No.52 Tahun 2009 pasal 48 ayat (1) huruf c tentang peningkatan kualitas hidup Lansia agar tetap produktif dan berguna bagi keluarga dan masyarakat, serta pada huruf d tentang pemberdayaan keluarga rentan dengan memberikan perlindungan dan bantuan untuk mengembangkan diri agar setara dengan keluarga lainnya.

Kedua; pada tahun 2020, kelanjutusiaan merupakan proyek prioritas nasional dalam penanggulangan kemiskinan, dengan salah satu kegiatannya adalah Pendampingan Perawatan Jangka Panjang (PJP)/Long Term Care (LTC) bagi lansia.

Ketiga; Orientasi pendampingan LTC merupakan forum untuk mensosialisasikan pedoman pendampingan LTC dalam menyikapi permasalahan Lansia yang disabilitas/rentan.

Keempat; Hasil Orientasi ini dapat diimplementasikan kepada kelompok Bina Keluarga Lansia di masing-masing wilayahnya.

Renta Rego berharap, peserta kegiatan mempelajari dan mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh untuk melakukan percepatan capaian kinerja, mengkontrol pelaksanaan serta pada pencatatan dan pelaporannya.