Kampung KB Air Salak Berkembang Signifikan

Ambon – Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) di Dusun Air Salak Desa Waiheru Kec. Baguala Kota Ambon mengalami perkembangan yang signifikan, pasca ditetapkan sebagai Kampung KB Percontohan tingkat Provinsi Maluku oleh Perwakilan BKKBN Prov. Maluku.

Selama pandemi Covid-19 tidak ada intervensi program dari instansi terkait di Pemkot Ambon. Namun, kesadaran masyarakat di Kampung KB tersebut sudah berubah dalam melihat pentingnya kehidupan bersama.

Demikian keterangan Kepala Desa Waiheru, Usman Ely, SP di ruang kerjanya, Rabu (7/10/2020).

Menurut Ely, sebelum Dusun Air Salak diintervensi BKKBN Maluku sebagai Kampung KB, kehidupan masyarakat terlihat biasa-biasa saja.

Namun, setelah Dusun Air Salak mendapat program Kampung KB maka terjadi perubahan yang signifikan, baik infrastruktur maupun kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Usman Ely mencontohkan, tahun 2019 lalu Dusun Air Salak mendapat juara Terbaik Pertama di Kota Ambon, pada lomba Kategori Perkotaan/Pedesaan dan Terpencil tingkat Prov. Maluku.

Juara Pertama tingkat Kec. Baguala dan Kota Ambon pada lomba Kelompok Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional melalui pemanfaatan tanaman obat tradisional (TOGA), dan Juara Pertama Kebersihan Lingkungan tingkat kecamatan dan Kota Ambon.

Kepala Desa Waiheru, Usman Ely, SP Foto Bersama dengan Ibu-Ibu di Kebun TOGA.
Kepala Desa Waiheru, Usman Ely, SP Foto Bersama dengan Ibu-Ibu di Kebun TOGA.

Astono (36), tokoh masyarakat Dusun Air Salak saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Kades Waiheru, Usman Ely, SP atas perhatiannya yang serius pada Kampung KB Air Salak, sehingga Kampung KB Air Salak mendapat juara pada beberapa lomba baik tingkat Kec. Baguala, Kota Ambon dan Prov. Maluku.

Menurut Astono yang juga sebagai anggota BPD wilayah konstituen Air Salak, selama pandemi Covid-19 masyarakat Dusun Air Salak menerima bantuan langsung tunai (BLT) melalui Pemerinta Desa Waiheru secara merata.

“Direncanakan tahun depan Pak Kades Waiheru akan memperjuangkan program nasional (Prona) Sertipikat Tanah bagi 300 lebih Kepala Keluarga di Dusun Air Salak,” ucap Astono. (TM)