Depan > Index Berita > Bupati Malteng Canangkan Kampung KB di Desa Sepa
Bupati Malteng Canangkan Kampung KB di Desa Sepa
Selasa, 16 Februari 2016

MASOHI Tribun-Maluku.com- Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua, SH melakukan Pencanangan Kampung KB tingkat Kabupaten Maluku Tengah di Negeri Sepa Kecamatan Amahai, ditandai dengan penekanan tombol dan pengguntingan balon.

Pencanangan kampung KB tersebut dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Drs. Djufry Assegaff, anggota DPRD Malteng, sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemda Malteng dan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat serta masyarakat di Kecamatan Amahai pada Selasa (16/02) kemarin.

Pencanangan Kampung KB bertujuan agar berbagai program KB dapat bergema kembali dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di wilayah miskin, padat penduduk, tertinggal dan terpencil.

Negeri Sepa dipilih sebagai lokasi pencanangan karena memiliki persyaratan pembentukan Kampung KB di Maluku Tengah, diantaranya peserta KB masih rendah  46,5 persen, Anmet Neet cukup tinggi 43,50 persen,  penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang masih rendah 1,34 persen  dan  jumlah peserta KB pria 0,38 persen.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku  Drs. Djufry Assegaff mengatakan, pembentukan Kampung KB di Negeri Sepa diharapkan menjadi icon pemanfaatan kesejahteraan bagi masyarakat.

Pencanangan Kampung KB ini akan melibatkan seluruh stakeholder untuk mengisi kegiatan Kampung KB menjadi inovasi strategis guna mengisi kegiatan-kegiatan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang utuh dan integritas.

Program KKBPK akan diarahkan untuk mewujudkan nawacita agenda prioritas ke tiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan perkuatan pada daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Indonesia.

Skala prioritas yang akan menjadi agenda dalam Kampung KB yaitu agenda prioritas ke-5 meliputi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia serta agenda prioritas ke-8 yaitu melakukan revolusi karakter bangsa.

Bupati Tuasikal memberikan apresiasi serta mendukung pelaksanaan Kampung KB sebagai upaya menghidupkan kembali program KKBPK.

Menurut Tuasikal, pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi akan sangat mempengaruhi kualitas kehidupan masyarakat, sehingga akan berpotensi menghasilkan banyak masalah pada generasi bangsa termasuk di Kabupaten Maluku Tengah.

Saat ini pemerintah menghadapi banyak tantangan di bidang kependudukan seperti penurunan tingkat kelahiran, perkuatan ketahanan keluarga serta peningkatan kualitas kesejahteraan keluarga.

Ditegaskan, pencanangan Kampung KB tingkat Kabupaten Maluku Tengah sangat penting dan strategis untuk mengingatkan bahwa program KB sangat penting sebagai investasi pembangunan.

Program ini bukan sekedar mengendalikan laju pertumbuhan penduduk tetapi juga sebagai upaya peningkatan kualitas penduduk, kesejahteraan keluarga dan pelaksanaan 8 fungsi keluarga dengan baik.

Tuasikal berharap, pelaksanaan Kampung KB di Negeri Sepa dapat ditingkatkan kepada semua elemen masyarakat baik di negeri-negeri maupun kelurahan di Kabupaten Maluku Tengah, dengan dukungan dan kerja sama semua pihak baik pemerintah, masyarakat dengan melibatkan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat maupun semua pemangku kepentingan di daerah ini, agar masyarakat terhindar dari garis kemiskinan.(TM08)